Program Studi : Doktor Primatologi

Departemen : Program Multidisiplin SPs: Primatologi

Fakultas : Sekolah Pascasarjana


Profil Program Studi


Visi/Misi : Visi : Menjadi Program Pendidikan Pascasarjana Primatologi berbasis riset dan keunggulan lokal yang terkemuka dan bermutu dengan kompetensi utama di bidang biomedis, biologi, dan konservasi satwa primata. Misi : Memperkuat landasan keilmuan, mutu dan wibawa akademik serta mensinergikan Pendidikan Pascasarjana Primatologi dengan kegiatan penelitian lintas keilmuan yang bersifat lanjut dan mendalam guna mendukung upaya pengembangan sumberdaya manusia dan IPTEKS, serta pelestarian dan pemanfaatan satwa primata untuk kesejahteraan manusia.
Prefix : PRM
Kode Prodi : P063
Kode Nasional : 54067
Kemampuan Lulusan
  1. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji
    Learning Outcome :
    1. Mampu mengembangkan pengetahuan primatologi, teknologi dan pemodelan baru melalui riset hingga menghasilkan karya kreatif, original dan teruji
      1. Aspek biologi, konservasi dan biomedis satwa primata
      2. Landasan penggunaan satwa primata untuk hewan model
      3. Pemanfaatan satwa primata untuk penelitian tingkah laku
      4. Analisis sistem, dinamika populasi dan pemanfaatan bagi konservasi satwa primata
      5. Pengertian epidemiologi dan kaitannya dengan model
      6. Penelaahan topik-topik baru yang berkaitan denganpatogenesi penyakit pada satwa primata
      7. Pengertian, ruang lingkup, pentingnya, keuntungan dan kerugian penggunaan hewan model satwa primata untuk penyakit manusia
    2. Menguasai pengetahuan satwa primata Indonesia dan mengetahui secara umum satwa primata dunia
      1. Aspek Biologi, konservasi dan biomedis satwa primata
      2. Landasan penggunaan satwa primata untuk hewan model
      3. Pemanfaatan penggunaan satwa primata untuk penelitian tingkah laku
      4. Bahasan permasalahan satwa primata di Indonesia
      5. Perlindungan satwa primata di Indonesia
      6. Pengertian, ruang lingkup, pentingnya, keuntungan dan kerugian penggunaan hewan model satwa primata untuk penyakit manusia
    3. Mampu menjelaskan berbagai aspek dalam mekanisme patogenesis penyakit pada manusia dan pendekatannya terhadap hewan model satwa primata sebagai dasar ilmiah dalam menanggulangi penyakit tersebut
      1. Mampu menilai karakteristik fenotip dan genotip satwa primata, faktor pertumbuhan, pengendalian, metode reproduksi dan pemuliaannya
        1. Pengkayaan lingkungan ditinjau dari segi penangkaran
        2. Reproduksi satwa primata, pertumbuhan, kekerabatan, identitas genetik, teknik-teknik molekuler, analisis genom
        3. Mekanisme molekuler dari pengaturan ekspresi gen pada satwa primata
        4. Jenis pakan satwa primata di alam dan di penangkaran
        5. Penyusunan ransum untuk tujuan budidaya dan konservasi
        6. Penyusunan ransum untuk tujuan penelitian
        7. Pemuliaan satwa primata praktis tujuan dan strategis
        8. Prinsip perkawinan, struktur populasi satwa primata, tahapan, tujuan, strategi perencanaan pemuliaan satwa primata
        9. Biodiversitas satwa primata
        10. Konservasi dan pemuliaan satwa primata
        11. Strategi konservasi satwa primata Indonesia
      2. Mampu memecahkan permasalahan dinamika populasi satwa primata dan pengambilan kebijakan dalam permasalahan tersebut.
        1. Analisis sistem dan dinamika populasi satwa primata serta manfaatnya bagi konservasi satwa primata
        2. Bahasan parameter populasi

    4. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner
      Learning Outcome :
      1. Mampu mengidentifikasi masalah di bidang primatologi yang bersifat baru dan original, merumuskan alternatif pemecahan masalah secara inter, multi atau trans disipliner dan merekomendasikan pemecahan masalah yang terbaik.
        1. Pendalaman aspek biologi, konservasi dan biomedis satwa primata
        2. Penggunaan satwa primata Non Human (PNH) sebagai hewan model
        3. Aspek Undang-undang kesejahteraan hewan dalam pembudidayaan dan penangkaran satwa primata
        4. Etika dalam penggunaan hewan untuk penelitian biologi dan biomedis
        5. Permasalahan satwa primata di Indonesia
        6. Studi Observasi
        7. Investigasi lapang satwa primata

    5. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
      Learning Outcome :
      1. Mampu mengelola dan mengembangkan riset dengan menggunakan satwa primata sebagai hewan model dalam penelitian biomedis, biologi dan konservasi yang bermanfaat bagi kesejahteraan manusia
        1. Penelitian Ilmiah
        2. Sains moderen dan bioetika
        3. Pengembangan hewan model untuk penyakit manusia
        4. Pengertian, ruang lingkup, pentingnya, keuntungan dan kerugian penggunaan hewan model untuk penyakit manusia
      2. Mampu menyusun strategi/kebijakan konservasi untuk kepentingan kelestarian satwa primata dan kepentingan manusia
        1. Konsep dasar konservasi satwa primata Indonesia
        2. Strategi global konservasi satwa primata
        3. Inventarisasi satwa primata dan potensinya
        4. Strategi konservasi satwa primata Indonesia
        5. Konservasi dan pemuliaan satwa primata
        6. Program pemuliaan berkelanjutan
      3. Mampu mempresentasikan hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah yang diakui secara nasional maupun internasional
        1. Tata tertib seminar
        2. Panduan penulisan makalah
        3. Kiat menulis dan menyajikan makalah
        4. Pedoman penulisan karya ilmiah
        5. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menampung masukan dari forum akademik baik berupa pertanyaan maupun pendapat, demi perbaikan laporan hasil penelitiannya dalam bentuk tesis/disertasi
        6. Melatih menyampaikan pendapat/tanggapan terhadap suatu presentasi/penyajian hasil penelitian
      4. Mampu membangun komitmen dan integritas profesional dan nilai-nilai etika
        1. Norma, etika dan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan
        2. Etika penelitian
        3. Kearifan dan tanggung jawab ilmuwan
        4. Masalah aktual pertanian dalam kaitannya dengan kebutuhan pertanian


    Kurikulum