Program Studi : Doktor Sosiologi Pedesaan

Departemen : Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

Fakultas : Fakultas Ekologi Manusia


Profil Program Studi


Visi/Misi : Visi: Tahun 2025 Program Mayor/Program Studi Sosiologi Pedesaan Sekolah Pascasarjana IPB menjadi pemimpin di kawasan Asia Tenggara dalam pengembangan teori aras tengah (middle range theories) dan metodologi riset sosiologi pedesaan sebagai ilmu sosial terapan yang bersifat empiris, kontekstual, holistik, dan tanggap terhadap tuntutan transformasi sosial masyarakat pedesaan menuju masyarakat madani Misi: 1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi modern berbasis penelitian empiris yang bermutu tinggi. 2. Meningkatkan pemahaman dan penguasaan teori aras tengah dan metodologi riset sosiologi pedesaan sebagai ilmu pengetahuan sosial terapan. 3. Menerapkan konsep-konsep dan pendekatan sosiologi dalam proses transformasi sosial masyarakat pedesaan menuju masyarakat madani.
Prefix : SPD
Kode Prodi : I363
Kode Nasional : 69001
Kemampuan Lulusan
  1. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji
    Learning Outcome :
    1. Menguasai dan memahami (kompeten dalam) filsafat ilmu sosial, konsep dan teori-teori sosiologi pedesaan mainstream klasik dan kontemporer, sekaligus teori sosiologi aras tengah (middle range theories), serta konsep-konsep sosiologi yang terkait dengan kebutuhan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan serta dinamika masyarakat pedesaan. Serta melakukan analisis kritis terhadap transformasi sosial masyarakat pedesaan untuk mendorong tatanan kehidupan masyarakat yang berkelanjutan, berkeadilan, dan beradab.

    2. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner
      Learning Outcome :
      1. Ahli sosiologi pedesaan yang menguasai dasar-dasar filsafat ilmu sosial dan peta teori sosiologi klasik dan kontemporer serta teori sosiologi pedesaan yang diperlukan untuk meletakkan , memahami, dan mengatasi persoalan-persoalan sosial serta dinamika sosial masyarakat pedesaan secara arif sesuai dasar teori kebenaran atau perspektif filsafati atau perspektif teoretik yang dianutnya.

      2. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
        Learning Outcome :
        1. Melakukan analisis sosial masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan filsafat ilmu sosial, konsep-konsep sosiologi pedesaan, dan metodologi penelitian sosial kualitatif dan kuantitatif, serta memahami kecenderungan yang terjadi di tingkat global, nasional dan lokal di bidang perkembangan sosial, ekonomi, budaya, politik, ekologi untuk mendorong transformasi sosial yang berkeadilan, berkelanjutan dan beradab. Membangun dasar pemikiran, merancang, mengelola, mengarahkan dan mengoperasionalisasikan riset kualitatif dan kuantitatif untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teori-teori baru di bidang sosial kemasyarakatan pedesaan. Membangun dasar pemikiran, merancang dan mengelola proses-proses pengambilan keputusan dan perubahan sosial yang didasarkan pada penguasaan konsep, teori sosiologi, dengan basis filsafat ilmu sosial yang kuat, guna mengawal proses transformasi sosial masyarakat pedesaan ke arah yang lebih berkelanjutan, berkeadilan dan beradab. Analisis sosial berbasis dasar kebenaran filsafati dan dasar teoretik yang khas tentang permasalahan dan dinamika masyarakat pedesaan yang tajam, akurat, kredibel, dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Dalam lingkup mikro: keluarga, kelompok masyarakat kecil, atau meso: kesatuan masyarakat adat, kesatuan masyarakat lokal, dan entitas sosial lainnya. Serta dalam aras makro: negara, pasar, masyarakat sipil, lingkungan global. Berkemampuan melakukan abstraksi filosofis keterhubungan mikro-meso-makro ke dalam sebuah teori sosial baru. Sebagai inisiator, pemimpin, sekaligus pengelola kegiatan riset dan pemimpin pengambil keputusan di berbagai aras pengambilan keputusan, baik di ruang negara, pasar, maupun masyarakat sipil. Bertanggung jawab atas hasil kerja mandiri maupun kelompok, memiliki sikap terbuka, jujur, dapat bekerjasama dalam tim, adil, demokratis, terbuka, mampu menggalang hubungan baik dengan masyarakat, organisasi ataupun pemangku kepentingan lainnya.


        Kurikulum