Program Studi : Manajemen Pembangunan Daerah

Departemen : Manajemen

Fakultas : Fakultas Ekonomi dan Manajemen


Profil Program Studi


Visi/Misi : Visi “Menjadi penyelenggara pendidikan profesional terkemuka di bidang pembangunan daerah dalam mendukung pemanfaatan potensi daerah sesuai dengan aspirasi masyarakat, secara optimal, dan berkelanjutan”. Misi “Memenuhi kebutuhan manajer profesional Pembangunan Daerah yang mampu berperan sebagai fasilitator dalam perumusan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan yang sesuai dengan potensi dan kondisi daerah masing-masing, serta mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan daerah”.
Prefix : MPD
Kode Prodi : H252
Kode Nasional : 60102
Kemampuan Lulusan
  1. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji
    Learning Outcome :
    1. LO 1. Mampu menganalisis, mensintesis dan merancang kebijakan pembangunan daerah yang inovatif serta berkesinambungan sebagai bagian dari strategi pencapaian tujuan pembangunan daerah dan nasional
      1. Siklus dan taksonomi kebijakan, matriks analisis kebijakan, biaya sumberdaya domestik daerah, metode regresi, Incremental Capital to Output Ratio (ICOR), dan analisis daya saing daerah. (EKO 568)
      2. Proses perencanaan dan pengelolaan proyek pembangunan, desain dan analisis proyek, perencanaan proyek: studi kasus proyek, penilaian proyek, pengorganisasian dan pengelolaan proyek, pengintegrasian proyek dalam proses pembangunan daerah. (ESL 552)
      3. Pemahaman tentang manajemen strategik, pembangunan visi, keterkaitan antara visi, misi dan tujuan, perencanaan strategik dan perencanaan operasional, teknologi analisis SWOT, analisis kesenjangan, teknik mengatasi hambatan dalam manajemen strategik khususnya dalam pengembangan program-program pembangunan daerah yang terintergrasi pusat dan daerah. (MAN 504)
      4. Kelembagaan pembangunan dan tahapan pertumbuhan ekonomi daerah, kelembagaan pembangunan dan sustainabilitas sumberdaya daerah, pengembangan kapasitas kelembagaan lokal dalam era otonomi daerah, pengembangan pola-pola jaringan kerjasama, kelembagaan usaha-usaha produktif yang berbasis komunitas. (KPM 53C)
      5. Pemahaman tentang sumber-sumber penerimaan pemerintah daerah seperti pajak dan retribusi. Dampak pajak terhadap kesejahteraan masyarakat, jenis-jenis pembiayaan daerah dan alternative sumber pembiayaan pembangunan seperti pinjaman pemerintah daerah dan konsekuensinya. Jenis-jenis investasi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah. Mata kuliah ini juga menjelaskan metode analisis investasi sehingga diketahui investasi mana yang paling menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah berkelanjutan. (EKO 532)
      6. Identifikasi masalah dan potensi daerah, perumusan rencana pembangunan ekonomi lokal, implementasi kebijakan pembangunan ekonomi lokal interaksi pelaku pembangunan sektor publik dan sektor swasta, lokasi industri, struktur ruang dari daerah, dan kutub pertumbuhan; teori basis ekonomi dan teori gravitasi; pertumbuhan ekonomi, perdagangan antar wilayah serta internasional dan perubahan regional. (ESL 556)
      7. Pemahaman tentang konsep-konsep: hak asasi manusia, perubahan struktur penduduk, analisis fertilisasi-mortaliasai, keternagakerjaan serta jaminan sosial menjadi dasar kerangka pemikiran dalam menelaah dan merancang upaya pemenuhan kebutuhan dasar rumusan program-program pembangunan daerah. Pembangunan daerah yang terfokus kepada peningkatan sumberdaya manusia dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, dan yang mampu memperbaiki pemenuhan kebutuhan dasar “lapisan tertinggal” (golongan miskin) masyarakat. (KPM 51Q)
      8. konsep pengembangan tataruang suatu kabupaten/kota, aspek-aspek yang diperhatikan dalam pengembangan tataruang: fisik, ekonomi, sosial, keamanan, kenyamanan, keindahan dan keserasian lingkungan (TSL 565)
    2. LO 2. Mampu menganalisis permasalahan pembangunan daerah melalui riset/kajian yang menghasilkan program unggulan pembangunan daerah yang berdampak terhadap nilai ekonomi, keuangan dan invetasi
      1. Siklus dan taksonomi kebijakan, matriks analisis kebijakan, biaya sumberdaya domestik daerah, metode regresi, Incremental Capital to Output Ratio (ICOR), dan analisis daya saing daerah. (EKO 568)
      2. Aplikasi prinsip-prinsip ekonomi publik dalam hubungannya dengan aneka masalah dan isu utama yang dihadapi oleh negara-negara dunia ketiga. Perhatian utama dipusatkan pada berbagai persoalan pembangunan yang sepenuhnya nyata dalam kehidupan penduduk negara-negara berkembang sehari-hari, seperti masalah kemiskinan, ketimpangan pola distribusi pendapatan, pengangguran, pertumbuhan penduduk, kerusakan lingkungan dan stagnasi pembangunan di daerah-daerah pedesaan. (EKO 630)
      3. konsep pengembangan tataruang suatu kabupaten/kota, aspek-aspek yang diperhatikan dalam pengembangan tataruang: fisik, ekonomi, sosial, keamanan, kenyamanan, keindahan dan keserasian lingkungan (TSL 565)
      4. Pemahaman tentang sumber-sumber penerimaan pemerintah daerah seperti pajak dan retribusi. Dampak pajak terhadap kesejahteraan masyarakat, jenis-jenis pembiayaan daerah dan alternative sumber pembiayaan pembangunan seperti pinjaman pemerintah daerah dan konsekuensinya. Jenis-jenis investasi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah. Mata kuliah ini juga menjelaskan metode analisis investasi sehingga diketahui investasi mana yang paling menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah berkelanjutan. (EKO 532)
      5. Identifikasi masalah dan potensi daerah, perumusan rencana pembangunan ekonomi lokal, implementasi kebijakan pembangunan ekonomi lokal interaksi pelaku pembangunan sektor publik dan sektor swasta, lokasi industri, struktur ruang dari daerah, dan kutub pertumbuhan; teori basis ekonomi dan teori gravitasi; pertumbuhan ekonomi, perdagangan antar wilayah serta internasional dan perubahan regional. (ESL 556)
      6. Membahas teori dan prinsip yang mendasari penerapan dan pengembangan manajemen akuntansi keuangan daerah. Teori dan prinsip yang dimaksud meliputi bidang-bidang: Pendapatan dan belanja daerah, kas dan anggaran kas, asset dan utang serta investasi daerah. Selain itu juga, aspek kemitraan dan kebijakan penetapan tariff pelayanan publik dibahas dalam mata kuliah ini. Konsep dan praktik Akuntasi berbasis akrual juga akan di bahas dalam perkuliahan sehingga setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharap mampu mengembangkan penerapan dan fungsi manajemen akuntansi keuangan daerah yang baik dan akuntabel. (MPD 552)
      7. Membahas konsep dan tahapan dalam perencanaan prioritas , penjabaran dan evaluasi kebijakan dan program pembangunan daerah berdasarkan struktur APBD dan Rencana Kerja Anggaran – Satuan kerja perangkat daerah, Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) dan Berdasarkan responsif Gender. Dalam kuliah ini akan juga membahas Reformasi Keuangan Daerah terkait kebijakan pengelolaan investadi pemerintah daerah, tata kelola keuangan, dana perimbangan, dana transfer, pengelola pinjaman/obligasi dan kebijakan pengelolaan keuangan pimpinan (legistatif dan eksekutif) daerah. (MPD 553)
      8. Konsep dan tahapan Akuntansi Forensik, Penilaian Aset dan Kerugian Negara, Perilaku dan Kode Etik Profesi. Dalam mata kuliah ini juga akan membahas kejahatan ekonomi dan teknologi analisis transaksi fraud keuangan, audit investiasi dan Sistem Pengawasan Intern Pemerintahan (SPIP). (MPD 554)
    3. LO 3. Mampu merancang kegiatan operasional instansi pemerintah daerah yang mentransformasi input menjadi output melalui proses yang efektif, efisien dan produktif
      1. Siklus dan taksonomi kebijakan, matriks analisis kebijakan, biaya sumberdaya domestik daerah, metode regresi, Incremental Capital to Output Ratio (ICOR), dan analisis daya saing daerah. (EKO 568)
      2. Proses perencanaan dan pengelolaan proyek pembangunan, desain dan analisis proyek, perencanaan proyek: studi kasus proyek, penilaian proyek, pengorganisasian dan pengelolaan proyek, pengintegrasian proyek dalam proses pembangunan daerah. (ESL 552)
      3. Pemahaman tentang sumber-sumber penerimaan pemerintah daerah seperti pajak dan retribusi. Dampak pajak terhadap kesejahteraan masyarakat, jenis-jenis pembiayaan daerah dan alternative sumber pembiayaan pembangunan seperti pinjaman pemerintah daerah dan konsekuensinya. Jenis-jenis investasi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah. Mata kuliah ini juga menjelaskan metode analisis investasi sehingga diketahui investasi mana yang paling menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah berkelanjutan. (EKO 532)
      4. Teori dan prinsip yang mendasari penerapan dan pengembangan manajemen akuntansi keuangan daerah. Teori dan prinsip yang dimaksud meliputi bidang-bidang: Pendapatan dan belanja daerah, kas dan anggaran kas, asset dan utang serta investasi daerah. Selain itu juga, aspek kemitraan dan kebijakan penetapan tariff pelayanan publik dibahas dalam mata kuliah ini. Konsep dan praktik Akuntasi berbasis akrual juga akan di bahas dalam perkuliahan sehingga setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharap mampu mengembangkan penerapan dan fungsi manajemen akuntansi keuangan daerah yang baik dan akuntabel. (MPD 552)
      5. Konsep dan tahapan dalam perencanaan prioritas , penjabaran dan evaluasi kebijakan dan program pembangunan daerah berdasarkan struktur APBD dan Rencana Kerja Anggaran – Satuan kerja perangkat daerah, Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) dan Berdasarkan responsif Gender. Dalam kuliah ini akan juga membahas Reformasi Keuangan Daerah terkait kebijakan pengelolaan investadi pemerintah daerah, tata kelola keuangan, dana perimbangan, dana transfer, pengelola pinjaman/obligasi dan kebijakan pengelolaan keuangan pimpinan (legistatif dan eksekutif) daerah. (MPD 553)
      6. Konsep dan tahapan Akuntansi Forensik, Penilaian Aset dan Kerugian Negara, Perilaku dan Kode Etik Profesi. Dalam mata kuliah ini juga akan membahas kejahatan ekonomi dan teknologi analisis transaksi fraud keuangan, audit investiasi dan Sistem Pengawasan Intern Pemerintahan (SPIP). (MPD 554)

  2. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner
    Learning Outcome :
    1. LO 4. Memiliki kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan dalam memfasilitasi dan menginisiasi aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan daerah lainnnya guna mencapai tujuan pembangunan daerah yang berkelanjutan
      1. Proses perencanaan dan pengelolaan proyek pembangunan, desain dan analisis proyek, perencanaan proyek: studi kasus proyek, penilaian proyek, pengorganisasian dan pengelolaan proyek, pengintegrasian proyek dalam proses pembangunan daerah. (ESL 552)
      2. Kewirausahaan (entrepreneurship) saat ini tidak lagi menjadi monopoli bahasan dunia bisnis semata, namun dalam lingkup kehidupan social kemasyarakatan dan pengelolaan pemerintah (entrepreneurial government). Lembaga pemerintah perlu mengembangkan semangat dan jiwa wirausaha dengan mewarnai dengan upaya mencari trobosan baru dari berbagai masalah yang dihadapi, disertai kecermatan dan keberanian dalam mengembangkan protensi menjadi aktifitas yang bermanfaat bagi pembangunan pusat dan daerah. (AGB 552)
      3. Pemahaman tentang manajemen strategik, pembangunan visi, keterkaitan antara visi, misi dan tujuan, perencanaan strategik dan perencanaan operasional, teknologi analisis SWOT, analisis kesenjangan, teknik mengatasi hambatan dalam manajemen strategik khususnya dalam pengembangan program-program pembangunan daerah yang terintergrasi pusat dan daerah. (MAN 504)
      4. Pokok Bahasan Siklus dan taksonomi kebijakan, matriks analisis kebijakan, biaya sumberdaya domestik daerah, metode regresi, Incremental Capital to Output Ratio (ICOR), dan analisis daya saing daerah. (EKO 568) Proses perencanaan dan pengelolaan proyek pembangunan, desain dan analisis proyek, perencanaan proyek: studi kasus proyek, penilaian proyek, pengorganisasian dan pengelolaan proyek, pengintegrasian proyek dalam proses pembangunan daerah. (ESL 552) Pemahaman tentang manajemen strategik, pembangunan visi, keterkaitan antara visi, misi dan tujuan, perencanaan strategik dan perencanaan operasional, teknologi analisis SWOT, analisis kesenjangan, teknik mengatasi hambatan dalam manajemen strategik khususnya dalam pengembangan program-program pembangunan daerah yang terintergrasi pusat dan daerah. (MAN 504) Kelembagaan pembangunan dan tahapan pertumbuhan ekonomi daerah, kelembagaan pembangunan dan sustainabilitas sumberdaya daerah, pengembangan kapasitas kelembagaan lokal dalam era otonomi daerah, pengembangan pola-pola jaringan kerjasama, kelembagaan usaha-usaha produktif yang berbasis komunitas. (KPM 53C)
      5. Identifikasi masalah dan potensi daerah, perumusan rencana pembangunan ekonomi lokal, implementasi kebijakan pembangunan ekonomi lokal interaksi pelaku pembangunan sektor publik dan sektor swasta, lokasi industri, struktur ruang dari daerah, dan kutub pertumbuhan; teori basis ekonomi dan teori gravitasi; pertumbuhan ekonomi, perdagangan antar wilayah serta internasional dan perubahan regional. (ESL 556)
      6. Pemahaman tentang konsep-konsep: hak asasi manusia, perubahan struktur penduduk, analisis fertilisasi-mortaliasai, keternagakerjaan serta jaminan sosial menjadi dasar kerangka pemikiran dalam menelaah dan merancang upaya pemenuhan kebutuhan dasar rumusan program-program pembangunan daerah. Pembangunan daerah yang terfokus kepada peningkatan sumberdaya manusia dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, dan yang mampu memperbaiki pemenuhan kebutuhan dasar “lapisan tertinggal” (golongan miskin) masyarakat. (KPM 51Q)
      7. konsep pengembangan tataruang suatu kabupaten/kota, aspek-aspek yang diperhatikan dalam pengembangan tataruang: fisik, ekonomi, sosial, keamanan, kenyamanan, keindahan dan keserasian lingkungan (TSL 565)
    2. LO 5. Mampu mengevaluasi, menganalisis dan mencari alternatif pemecahan masalah sumberdaya manusia di daerah yang kompleks dan dinamis dalam mencapai tujuan pembangunan daerah secara efektif dan efisien
      1. Proses perencanaan dan pengelolaan proyek pembangunan, desain dan analisis proyek, perencanaan proyek: studi kasus proyek, penilaian proyek, pengorganisasian dan pengelolaan proyek, pengintegrasian proyek dalam proses pembangunan daerah. (ESL 552)
      2. Pemahaman tentang manajemen strategik, pembangunan visi, keterkaitan antara visi, misi dan tujuan, perencanaan strategik dan perencanaan operasional, teknologi analisis SWOT, analisis kesenjangan, teknik mengatasi hambatan dalam manajemen strategik khususnya dalam pengembangan program-program pembangunan daerah yang terintergrasi pusat dan daerah. (MAN 504)
      3. Kelembagaan pembangunan dan tahapan pertumbuhan ekonomi daerah, kelembagaan pembangunan dan sustainabilitas sumberdaya daerah, pengembangan kapasitas kelembagaan lokal dalam era otonomi daerah, pengembangan pola-pola jaringan kerjasama, kelembagaan usaha-usaha produktif yang berbasis komunitas. (KPM 53C)
      4. Identifikasi masalah dan potensi daerah, perumusan rencana pembangunan ekonomi lokal, implementasi kebijakan pembangunan ekonomi lokal interaksi pelaku pembangunan sektor publik dan sektor swasta, lokasi industri, struktur ruang dari daerah, dan kutub pertumbuhan; teori basis ekonomi dan teori gravitasi; pertumbuhan ekonomi, perdagangan antar wilayah serta internasional dan perubahan regional. (ESL 556)
      5. Pemahaman tentang konsep-konsep: hak asasi manusia, perubahan struktur penduduk, analisis fertilisasi-mortaliasai, keternagakerjaan serta jaminan sosial menjadi dasar kerangka pemikiran dalam menelaah dan merancang upaya pemenuhan kebutuhan dasar rumusan program-program pembangunan daerah. Pembangunan daerah yang terfokus kepada peningkatan sumberdaya manusia dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, dan yang mampu memperbaiki pemenuhan kebutuhan dasar “lapisan tertinggal” (golongan miskin) masyarakat. (KPM 51Q)
      6. konsep pengembangan tataruang suatu kabupaten/kota, aspek-aspek yang diperhatikan dalam pengembangan tataruang: fisik, ekonomi, sosial, keamanan, kenyamanan, keindahan dan keserasian lingkungan (TSL 565)
    3. LO 6. Mampu mengelaborasikan ilmu manajemen, ekonomi dan sosial melalui kajian yang komprehensif dalam merumuskan rancangan kreatif dan inovatif yang memfasilitasi berbagai kepentingan seluruh pemangku kepentingan pembangunan daerah.
      1. Proses perencanaan dan pengelolaan proyek pembangunan, desain dan analisis proyek, perencanaan proyek: studi kasus proyek, penilaian proyek, pengorganisasian dan pengelolaan proyek, pengintegrasian proyek dalam proses pembangunan daerah. (ESL 552)
      2. Pemahaman tentang kajian pembangunan daerah, langkah-langkah pelaksanaan kajian terapan dengan penekanan pada pelaksanaan studi kasus, pemahaman dan aplikasi analisis data yang relevan dengan kegiatan perencanaan maupun evaluasi program pembangunan daerah, penulisan rencana kajian pembangunan daerah. Pada akhir periode, peserta melakukan seminar rencana kajiannya (kolokium). (ESL 554)
      3. Pemahaman tentang manajemen strategik, pembangunan visi, keterkaitan antara visi, misi dan tujuan, perencanaan strategik dan perencanaan operasional, teknologi analisis SWOT, analisis kesenjangan, teknik mengatasi hambatan dalam manajemen strategik khususnya dalam pengembangan program-program pembangunan daerah yang terintergrasi pusat dan daerah. (MAN 504)
      4. Membahas teori dan prinsip yang mendasari penerapan dan pengembangan manajemen akuntansi keuangan daerah. Teori dan prinsip yang dimaksud meliputi bidang-bidang: Pendapatan dan belanja daerah, kas dan anggaran kas, asset dan utang serta investasi daerah. Selain itu juga, aspek kemitraan dan kebijakan penetapan tariff pelayanan publik dibahas dalam mata kuliah ini. Konsep dan praktik Akuntasi berbasis akrual juga akan di bahas dalam perkuliahan sehingga setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharap mampu mengembangkan penerapan dan fungsi manajemen akuntansi keuangan daerah yang baik dan akuntabel. (MPD 552)
      5. Membahas konsep dan tahapan dalam perencanaan prioritas , penjabaran dan evaluasi kebijakan dan program pembangunan daerah berdasarkan struktur APBD dan Rencana Kerja Anggaran – Satuan kerja perangkat daerah, Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) dan Berdasarkan responsif Gender. Dalam kuliah ini akan juga membahas Reformasi Keuangan Daerah terkait kebijakan pengelolaan investadi pemerintah daerah, tata kelola keuangan, dana perimbangan, dana transfer, pengelola pinjaman/obligasi dan kebijakan pengelolaan keuangan pimpinan (legistatif dan eksekutif) daerah. (MPD 553)
      6. Konsep dan tahapan Akuntansi Forensik, Penilaian Aset dan Kerugian Negara, Perilaku dan Kode Etik Profesi. Dalam mata kuliah ini juga akan membahas kejahatan ekonomi dan teknologi analisis transaksi fraud keuangan, audit investiasi dan Sistem Pengawasan Intern Pemerintahan (SPIP). (MPD 554)

  3. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
    Learning Outcome :
    1. LO 7. Mampu mengambil keputusan dan bertindak strategik dalam merencanakan dan mengelola program pembangunan sesuai dengan potensi sumberdaya di daerah secara optimal, berkeadilan, dan berkelanjutan.
      1. LO 8. Mampu menghasilkan gagasan dan karya inovatif, kreatif dan aplikatif dalam mengembangkan sumberdaya alam, sumberdaya manusia, ekonomi, keuangan dan investasi daerah yang diakui secara nasional dan internasional
        1. LO 9. Mampu mengaplikasikan keilmuan manajemen pembangunan daerah dalam menyelesaikan masalah secara holistik melalui pendekatan riset/kajian berbasis keilmuan (ekonomi, manajemen dan sosial).
          1. LO 10. Mampu mengembangkan kewirausahaan berbasis potensi daerah yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.


          Kurikulum