Program Studi : Doktor Teknologi Perikanan Laut

Departemen : Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Fakultas : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan


Profil Program Studi


Visi/Misi :
Prefix : TPL
Kode Prodi : C463
Kode Nasional : -
Kemampuan Lulusan
  1. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji
    Learning Outcome :
    1. Mampu mengembangkan IPTEKS baru di bidang ilmu perikanan tangkap (capture fisheries science), teknologi perikanan tangkap (capture fisheries technology) dan seni perikanan tangkap (capture fisheries art), melalui proses identifikasi, analisis dan interpretasi kajian ilmiah (penelitian) yang kreatif, original dan teruji, secara mandiri
      1. Pemahaman tentang definisi dan karakteristik laut dalam
      2. Review teknologi penangkapan ikan
      3. Biodiversitas sumberdaya ikan laut dalam terkait dengan variasi kedalaman
      4. Keterkaitan tingkah laku ikan dan selektivitas terhadap pengembangan metode dan konstruksi alat penangkapan ikan laut dalam
      5. Penggunaan metode akustik dalam mendukung pemanfaatan sumberdaya ikan laut dalam
      6. Perkembangan berbagai jenis teknologi penangkapan ikan laut dalam kendala teknis penerapannya
      7. Pengembangan teknologi penangkapan ikan laut dalam melalui modifikasi/penyempurnaan rancang bangun
      8. Teknologi penangkapan ikan laut dalam berwawasan lingkungan
      9. Perencanaan dan Komponen - Komponen dalam Pengayaan Stok
      10. RUMPON
      11. Atraktor Cumi-Cumi dan Respon Cumi-Cumi Terhadap Atraktor
      12. Rumah Ikan/Apartemen Ikan
      13. Bale-Bale Ikan Terbang
      14. SEA RANCHING
    2. Mampu mengembangkan IPTEKS baru di bidang teknologi alat dan metode penangkapan ikan; kapal dan transportasi perikanan; sistem dan kebijakan perikanan tangkap; dan/atau kepelabuhanan dan kebijakan pengelolaan, melalui proses identifikasi, analisis dan interpretasi kajian ilmiah (penelitian) yang kreatif, original dan teruji, secara mandiri
      1. Lokasi industri, kestrategisan dan usaha industri, serta analisis lokasi industri dan metodenya.
      2. Pengukuran parameter tingkah laku ikan
      3. Model alat penangkapan ikan
      4. Alat bantu penangkapan ikan
      5. Pengujian dan pemilihan benang dan jaring sintetis untuk konstruksi alat penangkapan ikan.
      6. Sifat fisis dan mekanis bahan alami sebagai bahan alat penangkapan ikan
      7. Pengelolaan kargo di pelabuhan
      8. Pengelolaan kargo di kapal
      9. Pengelolaan risiko dalam Pengelolaan Kargo
      10. Peraturan dan risiko terkait desain kapal
      11. Paradigma dan Konsep Perencanaan Perikanan Laut berbasis Kawasan
      12. Kebijakan Internasional Perikanan Laut
      13. Metode Analisis Kawasan Regional dan Pembangunan Perikanan
      14. Aplikasi GIS untuk Perencanaan Perikanan Laut
      15. Perencanaan Kawasan Konservasi sebagai alat pengelolaan Perikanan Laut
      16. Model Pengelolaan Konflik Perikanan Laut
      17. Pemodelan lingkungan dan daerah penangkapan ikan
      18. Pola Interaksi (Parsial & Majemuk) Komponen Lingkungan & Daerah Penangkapan Ikan
      19. Model Dinamis Pengelolaan Daerah Penangkapan Ikan
      20. Perkembangan Industri Perikanan Laut Nasional
      21. Perancangan Pengembangan Sistem Informasi
      22. Pemodelan sistem
      23. Pemahaman peran pelabuhan terhadap geostrategi laut dan geopolitik
      24. Indikator kemaritiman negara-negara di Samudera Hindia dan potensi pelabuhan Indonesia dalam penguatan geo-strategi di kawasan Asia
      25. Potensi pelabuhan Indonesia dan penguatan geo-strategi di kawasan Asia
      26. Pelabuhan dan geostrategi wilayah perikanan laut Indonesia : geo-politik dan geo-ekonomi
      27. Kesiapan sumberdaya manusia terhadap geostrategi laut
      28. Peranan Dan Perkembangan IPTEK terhadap Geostrategi Laut Indonesia, Asia Tenggara dan Dunia
      29. Pengembangan Industri Kepelabuhanan Nasional Dalam Perspektif Geo-Ekonomi
      30. Perdagangan Produk Industri Perikanan Laut Indonesia, Uni Eropa dan Keterkaitannya
      31. Polusi di pelabuhan dan konteksnya terhadap perairan laut dan sumberdaya ikan (SDI)
      32. Indonesia, petrole (minyak) dan kompetisinya dalam konteks politik perdagangan dunia
      33. Filosofi Sistem Pengembangan Pelabuhan Terpadu
      34. Metodologi Pengembangan Pelabuhan Terpadu menurut Konsep Tryptique Portuaire
      35. Analisis Macro-Geografi Kepelabuhanan (Pelabuhan Niaga)
      36. Pengembangan Sistem Transportasi Ikan Hasil Tangkapan di dan dari PP serta Kebijakan Terkait
      37. Pengembangan Pelabuhan Perikanan (PP) Berwawasan Lingkungan/Eco fishing port (lanjutan)
      38. Pengembangan Sistem Transportasi Pelabuhan-Hinterland.
      39. Sistem Administrasi Terpadu di Pelabuhan
      40. Kebijakan Pengembangan SDM Profesional di pelabuhan
      41. Analisis Klaster Industri dan Metodenya
      42. Metode Structural Equation Modelling (SEM) dalam Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan
      43. Pelayanan industri pelabuhan kearah standar International Maritime Organization (IMO) dan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code serta penerapannya di Indonesia
      44. Lokasi industri, kestrategisan dan usaha industri, serta analisis lokasi industri dan metodenya.
      45. Bahan baku industri, analisis dan metodenya.
      46. Pengelolaan industri, zona industri, analisis kapasitas dan kinerja industri dan metodenya.
      47. Pemodelan (modelling) industri
      48. Model pengelolaan dan pengembangan industri
      49. Model pengelolaan pelabuhan niaga
      50. Model pengelolaan dan pengembangan pelabuhan perikanan
      51. Pentingnya kebijakan perikanan laut
      52. Penyusunan Kebijakan Perikanan tangkap
      53. Penyusunan kebijakan perikanan Tangkap
      54. Peraturan regional dan Internasional
      55. Rezim sistem manajemen perikanan tangkap
      56. Penerapan teknik manajemen perikanan tangkap berbasis kontrol input-output
      57. Penerapan teknik manajemen perikanan tangkap berbasis kontrol tidak langsung
      58. Penerapan teknik manajemen perikanan tangkap berbasis biologi dan teknik
      59. Struktur sosial masyarakat nelayan
      60. Pendekatan sistem dalam kebijakan perikanan tangkap
      61. Analisis Perikanan Tangkap, Pengertian analisis kebijakan, komponen analisis kebijakan dan siklus penyusunan kebijakan
      62. Analisis Perikanan Tangkap

  2. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner
    Learning Outcome :
    1. Mampu menguasai filosofi keilmuan di bidang ilmu perikanan tangkap (capture fisheries science), teknologi perikanan tangkap (capture fisheries technology) dan seni perikanan tangkap (capture fisheries art); melalui pendekatan inter, multi, dan transdisiplin.
      1. Pelabuhan perikanan sebagai entry point pemanfaatan sumberdaya ikan
      2. Sistem pengelolaan perikanan terpadu
      3. Analisis DPI untuk keberlanjutan SDI
      4. TLI untuk pengembangan alat dan MPI
      5. Inovasi teknologi penangkapan ikan
      6. Teknologi kapal ikan
    2. Mampu menguasai filosofi keilmuan di bidang teknologi alat dan metode penangkapan ikan; kapal dan transportasi perikanan; sistem dan kebijakan perikanan tangkap; dan/atau kepelabuhanan dan kebijakan pengelolaan, melalui pendekatan inter, multi, dan transdisiplin
      1. Respons ikan terhadap stimulan alamiah dan buatan
      2. Faktor-faktor yang menentukan keefektivan dan efisiensi metode penangkapan ikan
      3. Manipulasi tingkah laku ikan
      4. peluang perbaikan metode penangkapan ikan
      5. Pengukuran parameter stimulan tingkah laku ikan
      6. Pengukuran parameter stimulan tingkah laku ikan
      7. Teori tentang alat, bahan dan cara penangkapan ikan, serta perkembangannya
      8. Bentuk dan gaya luar yang bekerja pada alat penangkapan ikan, serta pengaruh lingkungan dan target tangkapan.
      9. Model alat penangkapan ikan
      10. Selektivitas alat penangkapan ikan
      11. Geometris benang sintetis
      12. Peluang rekayasa bahan alat penangkapan ikan
      13. Pengertian kapal perikanan, terminologi dan desain kapal
      14. Peraturan dan risiko terkait desain kapal
      15. Evaluasi dimensi dan tata muat
      16. Evaluasi kapasitas internal
      17. Evaluasi stabilitas
      18. Evaluasi tenaga penggerak kapal
      19. Evaluasi ergonomis
      20. Evaluasi tekno ekonomi
      21. Keterkaitan berbagai faktor teknis dalam evaluasi desain kapal: studi kasus
      22. Ruang Lingkup dan Fungsi Transportasi Perikanan Laut
      23. Faktor-Faktor dalam Evaluasi Transportasi Perikanan Laut
      24. Evaluasi Logistik pada Transportasi Perikanan Laut
      25. Evaluasi Teknologi
      26. Evaluasi Regulasi Terkait Transportasi Perikanan Laut
      27. Studi Kasus pada Transportasi Perikanan Laut
      28. Terminologi kargo, klasifikasi kargo, kontainer
      29. Pengelolaan kargo di pelabuhan
      30. Pengelolaan kargo di kapal
      31. Berbagai pihak terkait dalam pengelolaan kargo
      32. Pengelolaan risiko
      33. Evaluasi regulasi terkait pengelolaan kargo
      34. Studi Kasus pada Transportasi Perikanan Laut
      35. Model Struktural Pengelolaan Lingkungan dan Daerah Penangkapan Ikan
      36. Interaksi DPI dengan perubahan iklim global dan klimat
      37. Model Dinamis daerah penangkapan ikan kaitannya dengan unit penangkapan ikan
      38. Interaksi antara DPI dengan parameter fisik perairan secara umum
      39. Pemodelan DPI berdasarkan pendekatan sirkulasi massa air
      40. Pemodelan DPI melalui fenomena upwelling
      41. Interaksi DPI dengan fenomena front
      42. Falsafah Sistem
      43. Perancangan Pengembangan Sistem Informasi
      44. Teknik Perancangan Pengembangan Sistem
      45. Pemodelan sistem
      46. Simulasi sistem
      47. Verifikasi dan validasi sistem
      48. Artificial Intelligent (Sistem Pakar)
      49. Merancang dan mendesain pengembangan sistem industri perikanan laut
      50. Pentingnya kebijakan perikanan tangkap
      51. Penyusunan Kebijakan Perikanan tangkap
      52. Penyusunan kebijakan perikanan Tangkap
      53. Peraturan regional dan Internasional
      54. Rezim sistem manajemen perikanan tangkap
      55. Penerapan teknik manajemen perikanan tangkap berbasis kontrol input-output
      56. Penerapan teknik manajemen perikanan tangkap berbasis kontrol tidak langsung
      57. Penerapan teknik manajemen perikanan tangkap berbasis biologi dan teknik
      58. Struktur sosial masyarakat nelayan
      59. Pendekatan sistem dalam kebijakan perikanan tangkap
      60. Analisis Perikanan Tangkap, Pengertian analisis kebijakan, komponen analisis kebijakan dan siklus penyusunan kebijakan
      61. Analisis Perikanan Tangkap
      62. Pemahaman Peran Pelabuhan terhadap Geostrategi Laut dan Geopolitik
      63. Indikator kemaritiman negara-negara di Samudera Hindia dan potensi pelabuhan Indonesia dalam penguatan geo-strategi di kawasan Asia
      64. Potensi Pelabuhan Indonesia dan Penguatan Geo-Strategi di kawasan Asia
      65. Pelabuhan dan Geostrategi Wilayah Perikanan Laut Indonesia : Geo-Politik dan Geo-Ekonomi
      66. Kesiapan Sumberdaya Manusia terhadap Geostrategi Laut
      67. Peranan dan Perkembangan IPTEK terhadap Geostrategi Laut Indonesia, Asia Tenggara dan Dunia
      68. Perdagangan Produk Industri Perikanan Laut Indonesia, Uni Eropa dan Keterkaitannya
      69. Polusi di Pelabuhan dan Konteksnya terhadap Perairan Laut dan Sumberdaya Ikan (SDI)
      70. Indonesia, Petrole (minyak) dan Kompetisinya dalam Konteks Politik Perdagangan Dunia
      71. Filosofi Sistem Pengembangan Pelabuhan Terpadu
      72. Metodologi Pengembangan Pelabuhan Terpadu menurut Konsep Tryptique Portuaire
      73. Sistem Administrasi Terpadu di Pelabuhan
      74. Kebijakan Pengembangan SDM Profesional di Pelabuhan.
      75. Analisis Klaster Industri dan Metodenya
      76. Metode Structural Equation Modelling (SEM) dalam Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan
      77. Pelayanan Industri Pelabuhan Kearah Standar International Maritime Organization (IMO) dan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code serta Penerapannya di Indonesia
      78. Pemahaman lingkup model pengelolaan dan pengembangan pelabuhan dan industri, dan peran industri terhadap pelabuhan vv.
      79. Dampak industri kepelabuhanan terhadap lingkungan

  3. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
    Learning Outcome :
    1. Mampu mengelola, mengembangkan dan memimpin riset yang mendapatkan pengakuan nasional dan internasional, secara inovatif dan visioner
      1. Pelabuhan perikanan sebagai entry point pemanfaatan sumberdaya ikan
      2. Sistem pengelolaan perikanan terpadu
      3. Inovasi teknologi penangkapan ikan
      4. Teknologi kapal ikan
      5. Metode penelitian pengembangan metode penangkapan ikan
      6. Roadmap pengembangan metode penangkapan ikan
      7. Contoh teoritis perancangan alat tangkap purse seine, pukat berkantong, rawai dan gillnet.
      8. Kesesuaian sifat fisik dan mekanik bahan terhadap konstruksi alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan, serta aplikasinya sebagai pembuatan alat tangkap baru atau alternatif modifikasinya
      9. Pengelolaan kargo di pelabuhan
      10. Pengelolaan kargo di kapal
      11. Peraturan dan risiko terkait desain kapal
      12. Evaluasi stabilitas
      13. Evaluasi tenaga penggerak kapal
      14. Pemodelan DPI melalui pendekatan kesuburan perairan
      15. Pemodelan DPI untuk kasus perikanan tertentu
      16. Merancang model terintegratif Zonasi dan Daerah Penangkapan Ikan.
      17. Merancang dan mendesain pengembangan sistem industri perikanan laut
      18. Pemahaman Peran Pelabuhan terhadap Geostrategi Laut dan Geopolitik
      19. Indikator Kemaritiman Negara-negara di Samudera Hindia dan Potensi Pelabuhan Indonesia dalam Penguatan Geo-Strategi di kawasan Asia
      20. Potensi Pelabuhan Indonesia dan Penguatan Geo-Strategi di Kawasan Asia
      21. Pelabuhan dan Geostrategi Wilayah Perikanan Laut Indonesia : Geo-Politik dan Geo-Ekonomi
      22. Kesiapan Sumberdaya Manusia terhadap Geostrategi Laut
      23. Peranan dan Perkembangan IPTEK terhadap Geostrategi Laut Indonesia, Asia Tenggara dan Dunia
      24. Pengembangan Industri Kepelabuhanan Nasional Dalam Perspektif Geo-Ekonomi
      25. Perdagangan Produk Industri Perikanan Laut Indonesia, Uni Eropa dan Keterkaitannya
      26. Polusi di Pelabuhan dan Konteksnya terhadap Perairan Laut dan Sumberdaya Ikan (SDI)
      27. Indonesia, Petrole (minyak) dan Kompetisinya dalam Konteks Politik Perdagangan Dunia
      28. Filosofi Sistem Pengembangan Pelabuhan Terpadu
      29. Metodologi Pengembangan Pelabuhan Terpadu menurut Konsep Tryptique Portuaire
      30. Analisis Macro-Geografi Kepelabuhanan (Pelabuhan Niaga)
      31. Pengembangan Sistem Transportasi Ikan Hasil Tangkapan di dan dari PP serta Kebijakan Terkait
      32. Pengembangan Pelabuhan Perikanan (PP) Berwawasan Lingkungan/Eco fishing port (lanjutan)
      33. Pengembangan Sistem Transportasi Pelabuhan-Hinterland.
      34. Sistem Administrasi Terpadu di Pelabuhan
      35. Kebijakan Pengembangan SDM Profesional di Pelabuhan
      36. Analisis Klaster Industri dan Metodenya
      37. Metode Structural Equation Modelling (SEM) dalam Pembangunan dan Pengembangan Pelabuhan
      38. Pelayanan Industri Pelabuhan Kearah Standar International Maritime Organization (IMO) dan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code serta Penerapannya di Indonesia
      39. Lokasi industri, kestrategisan dan usaha industri, serta analisis lokasi industri dan metodenya.
      40. Bahan baku industri, analisis dan metodenya.
      41. Pengelolaan industri, zona industri, analisis kapasitas dan kinerja industri dan metodenya.
      42. Pemodelan (modelling) industri
      43. Model pengelolaan dan pengembangan industri
      44. Model pengelolaan pelabuhan niaga
      45. Model pengelolaan dan pengembangan pelabuhan perikanan
    2. Menguasai kemampuan untuk mengkomunikasikan hasil riset kepada masyarakatdalam lingkup nasional atau internasional secara jujur kreatif, kritis dan kooperatif
      1. Contoh teoritis perancangan alat tangkap purse seine, pukat berkantong, rawai dan gillnet.
      2. Kesesuaian sifat fisik dan mekanik bahan terhadap konstruksi alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan, serta aplikasinya sebagai pembuatan alat tangkap baru atau alternatif modifikasinya
      3. Merancang dan mendesain pengembangan sistem industri perikanan laut


Kurikulum